Direktur RSUD Jendral Ahmad Yani, Eko Hendro Saputra Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Mencegah Penyakit Hipertensi

METRO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jendral Ahmad Yani Metro terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui edukasi intensif mengenai bahaya “pembunuh senyap” atau hipertensi.

Direktur RSUD Jendral Ahmad Yani, dr. Eko Hendro Saputra, ST., M.Kes., memberikan imbauan langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat untuk mencegah tekanan darah tinggi.

Dalam keterangannya, dr. Eko Hendro Saputra menekankan bahwa hipertensi seringkali tidak menunjukkan gejala lahiriah yang jelas hingga terjadi komplikasi serius.

“Banyak pasien datang sudah dalam kondisi komplikasi seperti stroke atau gagal jantung karena mereka tidak rutin mengecek tekanan darahnya,” ujar dr. Eko saat ditemui di acara
CAR FREE DAY dengan tema ”Kenali Hipertensi Sejak Dini” sekaligus dalam rangka memperingati hari Hipertensi Sedunia yang ke 21 di Taman Merdeka, Minggu (3/5/2026).

Beliau menjelaskan bahwa pencegahan jauh lebih efektif dan murah dibandingkan pengobatan. Masyarakat diminta untuk mulai menerapkan pola hidup **CERDIK** (Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres).

Langkah Nyata RSUD Jendral Ahmad Yani

Selain memberikan edukasi secara lisan, RSUD Jendral Ahmad Yani juga menyediakan fasilitas pemeriksaan yang mumpuni serta layanan poli spesialis bagi masyarakat yang ingin melakukan konsultasi terkait kesehatan kardiovaskular.

“Kami ingin masyarakat Metro dan sekitarnya tidak takut untuk memeriksakan diri. Edukasi ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menurunkan angka penderita hipertensi di wilayah ini,” jelasnya.

Lanjut nya, bagaimana cara mencegah Hipertensi, bagaimana cara mengobati Hipertensi dan bagaimana cara supaya kita prilaku kita tidak punya penyakit Hipertensi. Setiap bulan kita melaksanakan pelayanan, konsultasi di Car Free Day setiap bulan. Semua penyakit tidak hanya hipertensi, insyaallah bulan depan ada lagi. Dengan harapan masyarakat terdidik teredukasi untuk mencegah penyakit penyakit yang berbahaya bagi masyarakat,” tegasnya.

Ditambahkan oleh Dokter Amelia dari RSUD Jend.Ahmad Yani dikatakannya bahwa, Jadi memang hipertensi menjadi betul betul menjadi masalah kesehatan, bayangkan satu dari tiga orang dewasa terkena hipertensi.

Separuhnya tidak tahu, jadi kita benar benar harus meningkatkan kewaspadaan mengenai hipertensi jadi bagaimana kita, kita harus yakin cek tentang hipertensi karena komplikasi luas biasa karena empat organ utama bisa terjadi struk,serangan jantung, kebutaan bahkan bisa gagal ginjal yang sifatnya bisa permanen.

Seperti kita ketahui bahwa beban pemerintah luar biasa terkait pembiayaan pembiayaan tentang struk,jantung gagal ginjal luar biasa membebani pemerintah kita.

Kita harus lebih berperan lebih pangkal lagi dari penyebab utama dari penyakit penyakit yang mahal tadi yaitu Hipertensi.

Adapun cara untuk mencegahnya yaitu dengan cerdik tadi C yaitu Cek Kesehatan secara berkala, kita Enyahkah asap rokok dan alkohol, dengan Rutin kita berolahraga dan beraktivitas fisik R nya, D nya dengan giat dan pola hidup yang seimbang, I nya Istirahat yang cukup dan K nya dengan Kelola stress.

Apabila kita sudah di diagnosis dengan hipertensi maka kita harus, Minum obat secara teratur dan kontrol secara teratur.

Jadi jangan takut dengan mitos bahwa, minum obat seumur hidup akan membahayakan ginjal, misalnya justru yang terjadi adalah, tekanan darah yang selalu tinggi , pasti akan membahayakan empat Organ tadi, Otak bisa struk,jantung bisa pembengkakan dan serangan jantung, ginjal akan bisa gagal ginjal dan mata sampai dengan kebutaan,” pungkasnya. (**)

 

Anda mungkin juga suka...